Detail Post

29 Tahun Mengabdi, MAN 4 Banyuwangi Perkuat Ikhtiar Spiritual Lewat Istighotsah Bersama

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Milad) ke-29, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Banyuwangi menggelar kegiatan Istighotsah akbar yang melibatkan seluruh civitas akademika dan wali murid. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di lapangan utama madrasah pada Senin, 2 Februari 2026.

​Awali Langkah dengan Sujud Bersama

​Rangkaian acara dimulai tepat setelah kumandang adzan Ashar. Seluruh siswa, guru, staf, serta orang tua siswa berkumpul untuk melaksanakan shalat Ashar berjamaah di lapangan depan madrasah. Suasana religius sangat terasa saat ratusan jamaah bersujud bersama di bawah langit sore, menciptakan harmoni spiritual sebelum memulai inti acara.

​Sambutan Kepala Madrasah: Ikhtiar Menuju Kesuksesan

​Usai melaksanakan shalat, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MAN 4 Banyuwangi. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremoni, melainkan bagian penting dari perayaan Milad ke-29 MAN 4 Banyuwangi.

​"Istighotsah ini adalah bentuk syukur kita atas usia ke-29 madrasah ini. Tujuan utama kami adalah memohon kepada Allah SWT agar seluruh generasi yang menempuh pendidikan di sini senantiasa diberikan kemudahan dalam menyerap ilmu, keberkahan dalam hidup, serta kesuksesan di masa depan," ujar Kepala Madrasah dalam sambutannya.

​Sinergi Energi Positif Dunia dan Akhirat

​Tahun ini, Istighotsah MAN 4 Banyuwangi mengusung tema yang mendalam: “Penguatan Spiritual dan Ikhtiar Meraih Ilmu Barokah Sebagai Upaya Energi Positif Menuju Sukses Dunia Akhirat.” Tema ini mencerminkan visi madrasah untuk menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual. Dengan melibatkan wali siswa, diharapkan muncul sinergi doa antara pihak sekolah dan orang tua demi menciptakan lingkungan belajar yang penuh energi positif.

​Puncak Acara Bersama Kyai Ali Shodiq

​Memasuki acara inti, lantunan zikir dan doa istighotsah dipandu langsung oleh Kyai Ali Shodiq. Suasana menjadi syahdu saat bait-bait doa dipanjatkan secara serempak. Kehadiran tokoh agama ini memberikan suntikan moral dan spiritual bagi seluruh jamaah yang hadir, memperkuat tekad untuk terus memperbaiki diri dan berikhtiar di jalan pendidikan yang diridhai-Nya.

​Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan doa penutup, menyisakan semangat baru bagi seluruh civitas MAN 4 Banyuwangi untuk terus melaju menuju madrasah yang unggul dan berprestasi. (BK)