Melepas Sang Inspirator Olahraga: Momen Haru Purna Tugas Drs. Puji Riantho di MAN 4 Banyuwangi
BANYUWANGI – Suasana apel pagi di lapangan MAN 4 Banyuwangi hari ini terasa berbeda dari biasanya. Ada rasa bangga sekaligus haru yang menyelimuti seluruh civitas akademika saat melepas salah satu sosok guru terbaiknya, Bapak Drs. Puji Riantho, yang memasuki masa purna tugas.
Ungkapan Syukur dan Terima Kasih
Dalam sambutannya di tengah barisan apel, Pak Puji—sapaan akrab beliau—menyampaikan untaian kata pamit yang penuh makna. Beliau mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kerja sama, dukungan, dan kekeluargaan yang telah terjalin selama masa pengabdiannya di MAN 4 Banyuwangi.
"Terima kasih atas kebersamaan kita selama ini. Mohon maaf atas segala khilaf, dan semoga silaturahmi kita tetap terjaga meski raga tak lagi setiap hari di sini," ungkapnya dengan nada rendah yang penuh wibawa.
Seusai apel, suasana haru memuncak saat seluruh siswa berbaris rapi untuk bersalaman. Satu per satu siswa menyalami tangan sang guru olahraga tersebut dengan hangat; beberapa di antaranya tak mampu membendung air mata, tanda kedekatan emosional yang telah terbangun selama bertahun-tahun.
Jejak Dedikasi: Dari MI hingga MAN
Perjalanan karier Pak Puji sebagai abdi negara merupakan cermin dedikasi yang luar biasa di dunia pendidikan. Berikut adalah rekam jejak pengabdian beliau:
2005: Resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan mengawali pengabdian di MI NU Glagahagung.
2012: Beliau dimutasi untuk memberikan warna baru di MTsN 9 Banyuwangi.
2013 – Sekarang: Pak Puji berlabuh di MAN 4 Banyuwangi, menjadi sosok penting dalam membina karakter dan kebugaran siswa selama lebih dari satu dekade.
Pesan Kepala Madrasah: Awal Kehidupan Baru
Kepala MAN 4 Banyuwangi dalam sambutan pelepasannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas Pak Puji. Beliau menekankan bahwa pensiun hanyalah perpindahan tugas dari dalam sekolah ke tengah masyarakat.
"Purna tugas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal untuk memulai kehidupan baru dan pengabdian yang lebih luas di masyarakat. Selamat jalan dan selamat bertugas di babak kehidupan yang baru, Pak Puji," tutur Kepala Madrasah.
Kepergian Pak Puji dari gerbang MAN 4 Banyuwangi meninggalkan warisan semangat olahraga dan kedisiplinan yang akan selalu diingat oleh rekan sejawat maupun para siswa. Selamat memasuki masa purna tugas, Pak Puji Riantho! (BK)