Mantap! MAN 4 Banyuwangi Padukan Kesibukan KBM dengan Tradisi Qur’ani yang Kental
Banyuwangi – Suasana khidmat dan produktif menyelimuti lingkungan MAN 4 Banyuwangi pada hari ini. Madrasah yang dikenal dengan kedisiplinan dan nilai religiusnya ini menjalankan serangkaian agenda yang memadukan kewajiban akademik bagi siswa serta penguatan spiritual bagi para pendidik.
Ujian dan KBM: Dua Fokus yang Berjalan Beriringan
Sejak pagi tadi, siswa-siswi kelas X dan XI tampak berkonsentrasi penuh saat melanjutkan pelaksanaan Ujian Mid Semester Genap. Ujian ini merupakan momentum krusial untuk mengevaluasi capaian belajar siswa selama setengah semester berjalan. Keseriusan terpancar dari wajah para siswa saat menjawab butir-butir soal di ruang ujian masing-masing.
Di sisi lain, rutinitas berbeda terlihat pada kelas XII. Mengingat agenda ujian akhir yang semakin dekat, para siswa kelas XII tetap melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasa. Hal ini dilakukan untuk memastikan persiapan materi dan pemantapan menjelang kelulusan tetap berjalan optimal tanpa hambatan.
Menjaga Tradisi Religius melalui Sholat Berjamaah
Kewajiban spiritual tetap menjadi prioritas utama di tengah kesibukan sekolah. Memasuki waktu dhuhur, seluruh civitas akademika—baik siswa maupun bapak/ibu guru—berkumpul untuk menunaikan sholat dhuhur berjamaah.
Kegiatan rutin ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi dan menanamkan karakter disiplin serta ketakwaan pada diri siswa sebelum mereka diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Khotmil Qur’an: Ikhtiar Batin Bapak/Ibu Guru
Ada pemandangan yang menyejukkan selepas kepulangan siswa. Bertempat di lingkungan madrasah, seluruh dewan guru dan staf mengadakan kegiatan Khotmil Qur'an bersama.
Acara diawali dengan sambutan dari Waka Humas MAN 4 Banyuwangi, Bapak Mungat. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan Khotmil Qur'an ini sebagai bentuk ikhtiar batin demi keberkahan madrasah.
"Membaca Al-Qur'an secara bersama-sama bukan hanya soal menyelesaikan juz, tapi tentang mengetuk pintu langit agar segala upaya kita dalam mendidik siswa senantiasa diridhai Allah SWT dan membawa keberkahan bagi lembaga kita tercinta," ujar Bapak Mungat.
Kegiatan ini semakin terasa istimewa dengan kehadiran Kepala Madrasah yang turut membaur dan menyimak lantunan ayat suci Al-Qur'an bersama para guru. Kehadiran beliau memberikan suntikan semangat bagi seluruh staf untuk terus menjaga tradisi Qur’ani di lingkungan MAN 4 Banyuwangi.
Dengan berakhirnya kegiatan Khotmil Qur'an ini, diharapkan energi positif dan keberkahan senantiasa mengiringi setiap langkah MAN 4 Banyuwangi dalam mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan berakhlakul karimah. (BK)