Detail Post

Memupuk Jiwa Nasionalisme, MAN 4 Banyuwangi Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026

MBANYUWANGI - Seluruh civitas akademika Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Banyuwangi menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis, 1 Oktober 2026. Berlangsung dengan khidmat di halaman utama madrasah, kegiatan ini diikuti oleh segenap tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa-siswi kelas X, XI, dan XII.

Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Ahmad Dardiri menyampaikan amanat mendalam yang mengajak seluruh peserta upacara untuk kembali merenungkan sejarah panjang dan ketangguhan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Mengulik Sejarah dan Bahaya Laten Komunisme

Dalam amanatnya, Bapak Ahmad Dardiri mengulas kembali rekam jejak sejarah Pancasila. Beliau menyinggung maraknya berbagai narasi serta teori yang beredar luas di media sosial belakangan ini mengenai latar belakang sejarah bangsa.

"Terlepas dari banyaknya diskursus dan teori yang beredar di media sosial, kita harus menarik kesimpulan mendasar bahwa peristiwa yang melandasi Hari Kesaktian Pancasila adalah peristiwa kelam G30S/PKI," tegas beliau di hadapan ratusan siswa dan guru.

Beliau juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ideologi komunis gaya baru yang dinilai masih berpotensi ada di Indonesia. Menurutnya, ideologi ini merupakan bahaya laten yang sewaktu-waktu dapat mengancam keutuhan NKRI jika masyarakat, khususnya generasi muda, lengah.

Meneguhkan Karakter Bangsa dan Pesan Pembina

Lebih lanjut, Pembina Upacara menegaskan kembali identitas dasar bangsa Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berketuhanan, menjunjung tinggi kemanusiaan, menjaga kesatuan bangsa, mengutamakan permusyawaratan, serta bercita-cita mewujudkan keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan bersama.

Menutup pidatonya, Bapak Ahmad Dardiri memberikan pesan kunci yang menjadi perenungan bagi seluruh civitas MAN 4 Banyuwangi.

"Pancasila bukan sekadar untuk dihapalkan di luar kepala, tetapi yang paling utama adalah untuk diamalkan dalam kehidupan nyata sehari-hari," tutur beliau mengakhiri amanatnya.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, diharapkan seluruh siswa-siswi MAN 4 Banyuwangi tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki benteng moral dan nasionalisme yang kuat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan madrasah maupun masyarakat. (BK)