Bukan Sekadar Ngopi, Siswa Kelas XII Belajar Bedakan Rasa Kopi Bak Barista Pro.
Banyuwangi – Menjelang kelulusan, sekolah tidak hanya fokus pada persiapan akademik, tetapi juga pembekalan soft skill dan hard skill bagi para siswa. Hal inilah yang mendasari diadakannya kegiatan Pembekalan Keterampilan Barista khusus bagi siswa kelas XII yang berencana untuk langsung terjun ke dunia kerja atau berwirausaha setelah lulus nanti.
Menjembatani Siswa Menuju Dunia Kerja
Kegiatan ini ditujukan bagi siswa-siswi yang memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Tujuannya jelas: memberikan modal keterampilan praktis yang memiliki nilai jual tinggi di industri kreatif dan food & beverage (F&B) yang saat ini tengah berkembang pesat.
Kolaborasi Profesional: Rekomendasi BPVP
Untuk menjaga kualitas materi, pihak sekolah bekerja sama dengan praktisi profesional. Pengisi materi kali ini berasal dari Kopi "Sadardiri" Jajag, sebuah penyedia jasa dan praktisi kopi lokal yang reputasinya telah diakui.
Menariknya, kehadiran tim Sadardiri ini merupakan rekomendasi langsung dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), yang menjamin bahwa kurikulum singkat yang diberikan telah sesuai dengan standar industri.
Dari Meracik hingga Membedakan Rasa
Dalam sesi pelatihan ini, para siswa tidak hanya duduk mendengarkan teori, tetapi juga berinteraksi langsung dengan peralatan kopi. Materi yang diberikan meliputi:
- Pengenalan Dunia Barista: Memahami profesi barista lebih dari sekadar pembuat kopi.
- Teknik Meracik Kopi: Dasar-dasar penggunaan alat dan metode penyeduhan yang tepat.
- Sensory Experience: Belajar membedakan profil rasa kopi (pahit, asam, manis, dan aroma).
- Pemilihan Jenis Kopi: Tips memilih biji kopi berkualitas sesuai dengan selera pasar atau preferensi pribadi.
Antusiasme Tinggi Siswa
Suasana kelas pecah saat sesi tanya jawab dan praktik dimulai. Para peserta terlihat sangat bersemangat, terutama saat sesi mencicipi aneka jenis kopi hasil racikan instruktur. Banyak siswa yang baru menyadari bahwa kopi memiliki karakter rasa yang sangat beragam tergantung pada cara tanam dan teknik pengolahannya.
"Awalnya saya pikir menyeduh kopi itu sama saja, ternyata tekniknya sangat menentukan rasa. Pelatihan ini sangat seru dan membuka pikiran saya tentang peluang kerja di kafe," ungkap salah satu siswa peserta.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para siswa kelas XII memiliki kepercayaan diri lebih untuk melangkah ke babak baru setelah meninggalkan bangku sekolah. (BK)