Semarak Peringatan Hari Santri di MAN 4 Banyuwangi: Mengenang Jasa Kyai melalui Upacara dan Pertunjukan Seni
BANYUWANGI ” Hari Santri Nasional yang jatuh pada hari ini diperingati dengan penuh khidmat dan kemeriahan di MAN 4 Banyuwangi. Perayaan tahun ini terasa kian istimewa karena tidak hanya diikuti oleh warga MAN 4 Banyuwangi saja, tetapi juga melibatkan unsur dari sekolah lain di sekitarnya, yakni siswa-siswi dan guru dari MI Miftahul Muna serta MTs Darul Mukhtar.
Suasana Islami dan kebersamaan terasa kental sejak pagi hari. Seluruh siswa-siswi MAN 4 Banyuwangi beserta jajaran bapak dan ibu guru tampak anggun dan bersahaja mengenakan pakaian bernuansa santri dengan paduan warna dominan hitam dan putih.
Upacara Khidmat: Meneladani Perjuangan Para Kyai
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman sekolah. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Bapak Nuryanto.
Dalam amanatnya, Bapak Nuryanto menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh peserta upacara agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa, khususnya peran penting para ulama dan santri.
"Sebagai generasi penerus, kita harus senantiasa meneladani jejak perjuangan para kyai dan ulama. Beliau-beliau tidak hanya mengajar di pesantren, tetapi juga turut serta berada di barisan terdepan dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia," tutur beliau dalam amanatnya.
Kemeriahan Atraksi Seni dan Teatrikal
Usai pelaksanaan upacara yang berlangsung khidmat, suasana berubah menjadi riuh dan meriah saat memasuki sesi pertunjukan seni.
- Atraksi Drumband MI Miftahul Muna Penampilan dibuka oleh alunan musik yang menggelegar dari tim drumband cilik MI Miftahul Muna. Para siswa tampil percaya diri dan memukau seluruh hadirin dengan formasi serta irama lagu-lagu bernuansa Islami dan perjuangan.
- Tarian Berunsur Islami Acara dilanjutkan dengan sajian tarian-tarian tradisional bernuansa Islami. Gerakan yang anggun dan sarat makna keagamaan berhasil menambah kehangatan suasana perayaan.
- Pertunjukan Teatrikal Kolaborasi OSIM dan REMUS Sebagai pungkasan acara, Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) bekerja sama dengan Remaja Musala (REMUS) MAN 4 Banyuwangi menyuguhkan pertunjukan teatrikal yang memukau. Teatrikal ini mengisahkan perjuangan para santri dan kyai pada masa pergerakan kemerdekaan, yang sukses menguras emosi sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme para penonton.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri di MAN 4 Banyuwangi ini berjalan dengan lancar dan sukses. Selain menjadi wadah silaturahmi antar-lembaga pendidikan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa untuk terus memupuk jiwa patriotisme dan nilai-nilai kesantrian dalam kehidupan sehari-hari.
Apakah ada detail tambahan seperti nama kepala sekolah, tema spesifik tahun ini, atau kutipan peserta yang ingin ditambahkan ke dalam artikel ini?